Pesan Nenek: Siram Kepalamu Setelah Kehujanan!

Pernah sakit kepala setelah kehujanan? Kamu harus dengarkan apa kata nenek saya

Entah ada angin apa? Bos di kantor tiba-tiba ingin ikut main futsal. Tentu saja saya dengan senang hati mengiyakan, untungnya banyak bagi saya. Ada yang bayar ongkos sewa lapangan, makan setelah main pasti ada. Benar saja, setelah selesai main futsal, bos mengajak saya dan kawan-makan  coto yang tidak jauh dari lokasi main futsal. Saya berhasil menghabiskan satu mangkuk coto dengan tiga buah ketupat, lumayan menggantikan tenaga yang terkuras di lapangan. Gerimis baru saja turun ketika saya hendak pulang, sempat berpikir untuk menunggu reda karena tidak membawa mantel hujan. Tiba-tiba bos menepuk pundak saya dan berkata “pulangmi saja kan dekatji, nanti di rumah langsung mandi jangan lupa siram kepalamu”

Kata-kata terakhir bos tadi mengingatkan saya tentang pesan nenek di kampung, sering dilontarkan nenek setelah cucunya main hujan-hujan. “lao mu dio, bolo ulummu, mapeddi matu ulummu ko de” perintah nenek meminta cucunya mandi dan menyiram kepala agar tidak sakit kepala. Bukan satu atau dua kali saya mendengar kata-kata itu, bukan cuma bos atau nenek yang pernah saya mengatakan hal yang sama. teman kuliah, teman akrab, teman kantor juga sering mengatakan hal yang sama.

kehujanan (via tumblr)

kehujanan (via tumblr)

Secara tidak sengaja saya pernah mengalaminya, sehabis hujan-hujan karena malas menyentuh dinginnya air saya hanya mengeringkan kepala dengan handuk. Alhasil, kepala saya nyut-nyut beberapa saat setelahnya.

Saya jadi kepikiran, kok bisa yah nenek saya tahu akan sakit kepala jika tidak mandi setelah kehujanan?

Mencoba mengingat-ingat pelajaran yang pernah saya dapatkan di bangku kuliah, saya terhenti pada penjelasan tentang mekanisme tubuh yang unik dalam menyeimbangkan keadaan tubuh, disebut Homeostatis. Secara teori menurut Dubois (1965), Homeostasis adalah kemampuan untuk beradaptasi dengan atau terhadap lingkungan internal atau eksternal yang senantiasa berubah sebagai suatu kunci keberhasilan, bertahan dan tetap hidup, atau suatu keadaan seimbang yang sifatnya dinamis, yang dipertahankan tubuh melalui pergeseran dan penyesuaian atau adaptasi terhadap ancaman yang berlangsung secara konstan.

Badan terasa hangat saat kedinginan, badan mengeluarkan keringat saat kepanasan, denyut jantung lebih cepat ketika berlari adalah contoh-contoh dari homeostatis. Proses homeostatis ini juga yang berlangsung ketika seseorang mengalami sakit kepala, sesaat setelah kehujanan. Salah satu hal yang diatur dalam keseimbangan tubuh adalah suhu, ketika kehujanan suhu tubuh otomatis juga berubah.

Ketika kehujanan tubuh akan terpapar hawa dingin, tubuh dengan mekanisme homestatis akan mencoba menyeimbangkan keadaan dengan meningkatkan suhu tubuh. Sebenarnya tidak ada masalah jika kehujanannya seluruh tubuh, namun keseringannya yang kena hujan adalah kepala. Ketika kepala dingin oleh air hujan, tubuh akan meningkatkan suhu khusus daerah kepala sementara badan tetap dengan suhu yang normal. Perbedaan suhu inilah yang membuat kepala sakit, energi dan suhu yang lebih besar di kepala membuat tekanan di kepala juga lebih besar.

Mandi memang menjadi cara paling sederhana dan cepat untuk mengatasi itu, dengan mandi dan menyiram seluruh tubuh mulai dari kepala akan membuat suhu tubuh merata. Tidak salah pesan nenek saya.

Tubuh memang sudah dirancang mampu bertahan dalam kondisi yang beragam, namun tetap saja ada beberapa keadaan yang tidak bisa disesuaikan tubuh. Sama seperti sakit kepala setelah kehujanan, tubuh sebenarnya sudah melakukan tugasnya dengan baik, hanya saja pada kondisi ini terlalu spesifik.

Entah bagaimana orang-orang dulu seperti nenek saya mengetahui hal-hal seperti ini, meski ia tidak mengatakan tentang homeostatis tapi yang dikatakan nenek saya ternyata punya korelasi terhadap ilmu pengetahuan yang berkembang sekarang.

Selanjutnya pintar-pintarnya kita menjaga tubuh agar tetap dalam kondisi seimbang. Jaga kondisi tubuh tetap prima, gunakan pakaian tebal saat musim hujan adalah cara paling sederhana menjaga tubuh. Terutama di musim hujan seperti sekarang, tapi jangan takut main hujan, setelah itu mandi dan siram kepalamu.

 

 

33 comments on “Pesan Nenek: Siram Kepalamu Setelah Kehujanan!”

  1. Inart says:

    Info yang sangat menarik, nenek saya juga berpesan yang sama. Teori Homeostasis ini suka saya terapkan saat cuaca dingin, justru dengan mandi subuh badan akan lebih hangat.

    1. ardianadw says:

      Iye kak, nenek memang hebat yah

  2. nanie says:

    Penjelasan tentang teori homeostatis yang mudah dimengerti, suka deh.

    Apa semua nenek berpesan hal yang sama ya? Mamakku suka bilang begitu juga sama cucu2nya dan akhirnya saya ikuti dengan pesan yang sama untuk teman2ku tanpa tahu landasan teorinya 😀

    1. ardianadw says:

      Pada fungsinya homestatis tidak se simple itu, tapi jika melihat proses salit kepala setelah kehujanan itu diakibatkan perubahan suhu, berarti ini kerjanya homeostatis.

      Mungkin dari nenekta ji juga na dengar mace ta kak

  3. lelakibugis.net says:

    terima kasih Ners.. akhirnya apa yang orang tua dulu bisa kita tahu penjelasan ilmiahnya.

    1. Ardian says:

      Iye dok, sama-sama loh

  4. icha afriza says:

    fokus langsung ke coto dan ketupat 3,mendadak auto lapar. hehehehe

    1. Ardian says:

      Tabe 20.000 bayarki di kasir

  5. Baca ini saya langsung ingat pesan nenek dan tanteku jaman saya masih kecil. Tapi sekarang udah gak saya terapkan lagi karena udah lupa.
    Makasih ya udah mengingatkan.

    1. Ardian says:

      Makanya artikel ini yang sy ikutkan BW haha

    2. Ardian says:

      Iye kak, ini mmg templatenya org2 dulu kalau liatki main2 hujan

  6. Daeng Ipul says:

    Eh ternyata saya belum komen yang ini hahaha.

    Tapi terima kasih penjelasannya. Pernah mi saya baca waktu pertama diposting :p

    1. Ardian says:

      Makanya artikel ini yang sy ikutkan BW haha

  7. Daeng Techno says:

    Sangat bermanfaat tulisannya. .Baru tau juga tentang teori homeostatis..Jadi harus diimoletansikan nih buat anak yang biasa main-main hujan..Kita saja yang dewasa biasa kena sakit kepala kalau sudah kehujanan. Apalagi anak-anak.. Thanks for sharing Ners..

    1. Ardian says:

      Makaaih daeng, banyak hal yang terjadi sebenarnya bisa dijelaskan dengan ilmiah

  8. Asdar Azis says:

    Saya sering bertanya, buat apa siram kepala setelah hujan-hujanan toh sama-samaji sudah basah. Barupi saya mengerti alasannya yang ilmiah

    1. Ardian says:

      Kan ada lagunya daeng, “terlanjur basah yah sudah mandi saja”

      Hahaha

  9. ndypada says:

    Dulu nenekku juga sering kasi nasehat begini. Sekarang saya, kalo Fadel abis main hujan-hujanan, langsung saya arahkan guyur seluruh badan, termasuk kepala.

    1. Ardian says:

      Terima kasih telah menerapkan ilmu pengetahuan

  10. ndypada says:

    Dulu nenekku juga sering kasi nasehat begini. Sekarang saya, kalo Fadel abis main hujan-hujanan, langsung saya arahkan untuk mandi mengguyur sekujur badan, termasuk kepalanya.hehe

  11. Mugniar says:

    You know, Iyan,

    Kenapa saya suka baca blog, salah, satunya adalah ketika mendapati blogger dengan profesi tertentu dan dia bisa membuat orang lebih paham bidangnya karena si blogger mampu menuliskannya dengan cara yang mudah dimengerti orang awam. Dan Iyan bisa melakukannya. Keren. In syaa Allah akan jadi amal jariyahmu.

    1. Ardian says:

      You know, kak Niar?

      Tersentuhka baca komenta 🙁

  12. Chintaaa says:

    Jadi inget same nenekku yang usianya sudah 83 th.. selalu cerewetin saya kalau main hujan-hujanan hehehe semoga nanti kalau pulang ke mas dia belum lupa ji sama saya 🙁 soalnya sudah mulai agak pikunmi kdong huhuhu

    1. Ardian says:

      Kalau nenek biasanya nda lupa sama cucunya heheh

  13. Izran Asnawi says:

    Yup saya juga masih ingat homeostasis dalam pelajaran biologi dulu. Contoh lain homeostasis adalah mengapa kita lebih sering ingin pipis ketika kedinginan. Saat kedinginan tubuh kita berusaha menyeimbangkan suhu dalam tubuh dengan suhu lingkungan luar, agar suhu tubuh tidak ikut turun. Karena tubuh berusaha menyeimbangkan suhu maka menyebabkan aliran dan tekanan darah meningkat. Karena tekanan darah meningkat maka tubuh mengirimkan sinyal ke ginjal agar membuang kelebihan cairan secepatnya, agar dapat tekanan darah dapat kembali normal dan suhu tubuh terjaga.
    Nenek kita sendiri tahu hal tersebut karena memperolehnya dari pengalaman secara turun temurun walaupun tidak tahu teorinya. Dengan itu pepatah bahwa “pengalaman adalah guru yg paling baik” adalah sangat mengena dalam kasus ini

    1. Ardian says:

      Nah ada yang ingat pelajarannya, yah betul sekali contoh-contoh yang dikasi.

      1. Ardian says:

        Sebenarnya nda harus air hangat kak, cuman kalau pake air hangat, sensasinya beda

  14. Qiah says:

    sama suamiku, ayahzam.
    kena hujan aih puyengki kodong dan harus langsung mandi air hangat disiram kepalanya
    baru enakan .

  15. Qiah says:

    sama ini kayak suamiku, ayahzam.
    kalau kena hujan aih pasti puyeng dia rasa
    jadi harus siram kepala pakai air hangat , mandi gitu.
    dari kecil bede dia begitu .
    kalau sudah kena air hujan harus mandi air hangat

  16. faryl says:

    Salah satu contoh, nenekku pahlawanku.. Haha orangtua di rumah juga sering mengingatkan hal tersebut juga sih. tapi karena kadang bandel jadinya nganggap hal itu mitos eh ternyata betulan..

  17. faryl says:

    Salah satu bukti nyata, nenekku pahlawanku.. Tapi memang sih kak, sayapun sering di ingatkam demikian

  18. Nasihat ibu saya banget ini, nenek jarang kasih nasihat. Hahahha.

    Bukan cuma setelah kena gerimis/hujan, tapi juga saat mau mandi atau berenang pun ibu selalu berpesan agar yang dibasahkan pertama kali adalah kepala.

    Biar aliran darah lancar katanya. Dan bagian tubuh lain gak kaget duluan dengan dinginnya air.

  19. Nanie says:

    Perasaan ada dulu sa Komen di artikel ini tapi malaska manjat cariki hahahahaha

    Sampe sekarang ini saya terapkan sama anakku. Dia boleh mansi-mandi hujan, bahkan kadang main hujan sama ayahnya, tapi setelahnya semua harus mandi keramas. Lalu minum teh hangat sambil makan pisang goreng nyamannaaa

Leave a Reply

%d bloggers like this: